• Facebook
  • Twitter
  • Google+

blog.fabil.co.id –  Saat mencoba skin care baru, ada dua kemungkinan yang terjadi. Kulit jadi lebih sehat terawat atau malah timbul berbagai masalah, seperti jerawat dan juga komedo. Ada dua kemungkinan yang mungkin Anda pikirkan, yakni entah ini tanda purging atau jangan-jangan malah terjadi breakout. Untuk mengerti perbedaannya, sebaiknya Anda kenali terlebih dulu jenis jerawat dan apa yang menyebabkannya. Salah satunya yang umum jadi penyebab jerawat adalah karena adanya penumpukkan sel kulit mati (micromedone) yang tidak segera diangkat. Nah, tumpukkan sel kulit mati inilah yang nantinya kan menjadi cikal bakal jerawat dan komedo.

Perbedaan Purging dan breakout
Membedakan purging dan breakout memang gampang-gampang sulit, karena kemunculan keduanya sama-sama ditandai dengan jerawat. Namun, purging sendiri merupakan sebuah tanda dari adanya proses percepatan regenerasi kulit. Nantinya, microcomedone yang ada di bawah kulit akan berubah menjadi whiteheadblackhead, dan juga jerawat yang muncul ke permukaan kulit dalam waktu yang jauh lebih cepat. Namun perlu diingat, tanda purging umumnya hanya berlangsung sementara, yakni sekitar 2-3 minggu. Setelahnya, kulit wajah akan menjadi lebih bersih dan juga sehat tentunya.

Sama halnya dengan purging, kemunculan breakout juga ditandai oleh munculnya jerawat dan komedo. Tapi, jika jerawat atau komedo di kulit tidak hilang atau bahkan bertambah parah dalam kurun waktu maksimal 8 minggu, maka ini baru yang dinamakan breakout. Breakout sendiri merupakan reaksi penolakan akibat ketidakcocokan kulit terhadap kandungan dalam produk. Selain itu, breakout juga bisa terjadi karena proses eksfoliasi yang berlebihan. Oleh karena itu, Anda perlu lebih hati-hati dalam menggunakan produk exfoliating. Pastikan penggunaan face scrub hanya maksimal dua kali dalam seminggu. Atau, senantiasa gunakan hydrating toner setiap Anda mengaplikasikan exfoliating toner pada kulit wajah.